Showing posts with label iseng for good. Show all posts
Showing posts with label iseng for good. Show all posts

Monday, January 18, 2016

Kali Ini, Pajak Lima Tahunan

Oke, pagi ini ditemani hujan di pagi pertengahan Januari, saya membulatkan tekad untuk mengurus pajak motor saya. Hujan-hujan begini memang sebenernya males untuk keluar rumah berpakaian rapi. Enaknya ajak ponakan, keluar rumah trus main hujan, hahaha. Anyway, it's Monday! It's my decision to be in a good spirit every Monday. No matter what. So, there I was. In my raincoat, holding tight my key and preparing all things required to complete the requirements needed.

Berbekal pengetahuan hasil tanya-tanya Mbah Google, saya berangkat ke kantor Samsat. Dari blog seseorang yang entah siapa namanya, saya dapat info bahwa berkas yang harus saya bawa, yaitu
  1. BPKB, STNK, KTP a.n STNK asli.
  2. Fotokopi BPKB, STNK sebanyak 1 (satu) lembar.
  3. Uang buat bayar pajak (ya iyalah!).
  4. Bawa motor atau kendaraannya.
Nah, sekarang what to do di kantor Samsat!
  1. Parkir kendaraan di tempat cek fisik. Bukan di parkiran umum kalo mau bayar pajak tahunan ya. Biasanya ada tulisan "Cek Fisik" atau semacamnya lah. Disitu serahkan fotokopi BPKB dan STNK serta STNK dan KTP asli. BPKB asli sekedar ditunjukkan ke petugas. BPKB disimpan kembali.
  2. Petugas bagian cek fisik meminta bagasi motor atau kap mesin kalau mobil dibuka, karena mau menggosok nomor rangka kendaraan. Setelah itu nunggu, nama dipanggil, petugas akan mengembalikan berkas kendaraan.
  3. Setelah berkas dikembalikan, berkas dibawa ke loket tempat pembayaran pajak kendaraan di Gedung Samsat. Ambil nomor antrian, lalu menunggu lagi untuk dipanggil dan diberikan formulir yang harus diisi. Biar lancar, bawa pulpen sendiri deh, supaya nggak antri pulpen.
  4. It's all about waiting. Setelah mengumpulkan formulir, formulir diganti dengan nomor antrian baru. Ini nanti akan ditukar dengan rincian pajak yang harus dibayar. Tunggu lagi nomor antrian dipanggil.
  5. Nomor antrian dipanggil dan selesaikan pembayaran di loket. Setelah diberi tanda lunas, selanjutnya penantian akan segera berakhir (halah!).
  6. Setelah dipanggil, tandanya penantian saya akan berakhir di kantor Samsat, dan artinya STNK sudah jadi.
  7. STNK diserahkan oleh petugas sambil dijelaskan bahwa nomor plat kendaraan baru akan jadi tahun depan (what??). Kira-kira gini kata pak petugas, "Jadi tahun depan sambil bayar pajak kendaraan tahunan, plat nomor sudah bisa diambil." Ya sudahlah...
  8. Bayar parkir dan pulang.
  9. Durasinya sekitar dua setengah jam dari awal antri cek fisik sampai dapat STNK baru. Kalau sampai dapat plat nomor, ya berarti setahun lebih dua setengah jam, hahaha.
Itu cerita saya, inti dari postingan ini adalah menunggu itu bagian dari hidup dan saya sudah terbiasa. Nunggu kamu selama ini aja sabar, masak nunggu STNK dua setengah jam aja nggak sabar. (OST. A Thousand Years - Christina Perri).

Wednesday, December 2, 2015

Hubungan Biasa tapi Istimewa

Saya masih ingat, sekitar tahun 90an, angkutan kota atau biasa disingkat angkot di kota saya, memiliki dua orang kru. Kedua kru ini adalah pengemudi dan asistennya. Pada masa itu, saya sering memperhatikan kedua kru ini ketika saya menumpang angkot. Kalau istilah jaman sekarang, kedua kru ini selalu saja memiliki chemistry yang kuat. Pun sekarang, ketika moda transportasi saya pindah ke bis antar kota antar propinsi atau bis AKAP. Chemistry diantara kedua kru bis yang saya tumpangi juga selalu kuat. Hubungan antara kedua kru angkutan ini menarik bagi saya bahkan sejak dulu. 

Sering kali, pengemudi bicara ke asistennya tentang sesuatu secara sekelebat, tidak jelas terdengar atau bahkan sama sekali tidak terdengar, asistennya langsung tanggap bereaksi. Pernah di satu waktu, pengemudi bicara sesuatu entah apa, lalu sang asisten dengan sigap langsung membongkar sesuatu di balik kursi dan bilang, "Habis, ga ada lagi." Entah apa yang ditanyakan pengemudi. Tadi pagi dan ini yang paling sering saya lihat, pengemudi bicara entah apa, lalu asistennya menyodorkan sejumlah uang. Bisa untuk bayar tol, bisa juga untuk bayar tol sekalian ditukar menjadi uang receh sebagai kembalian untuk penumpang. Chemistry ini kelihatan sangat kuat terutama kalau pengemudi dan asisten cenderung pendiam. Ketika asistennya turun dari bis untuk menarik penumpang, pengemudi tahu persis kapan harus menjalankan kendaraannya meski tanpa aba-aba. Walau buru-buru, tapi asistennya tidak pernah ketinggalan, hehe. 

Oh ya, saya pernah melihat juga ketika hubungan ini merenggang. Entah apa masalahnya, sepanjang perjalanan pengemudi terlihat kurang senang pada asistennya. Pengemudi terlihat kesal dan berkali-kali bicara dengan nada dan kata-kata kasar pada asisten. Hasilnya, asisten juga jadi terlihat salah tingkah. Asisten lebih suka berdiam dekat pintu belakang dan hanya sesekali ke depan. 

Mereka tentu merasa saling membutuhkan. Pengemudi tidak mungkin mengambil ongkos dari penumpang atau turun dari bis untuk mengajak penumpang naik bis karena harus mengemudi. Begitu juga sebaliknya, asisten tidak mungkin mengajak penumpang naik bis serta mengambil ongkos kalau pengemudi mogok.

Hubungan ini biasa tapi sebenarnya istimewa. Chemistry yang terbangun di antara kedua profesi ini bagi saya istimewa. Suka sekali saya mengamatinya. This is one of the things that made my day.

Morning!

Thursday, October 8, 2015

Nothing lasts forever

Nothing lasts forever. Everything is change and the only one that is eternal is the change itself.

Entah quote siapakah itu. Tiba-tiba saja otak saya yang sering kali merandom, teringat akan quote itu. Sejatinya, sungguh segala hal itu akan berubah. Justru bagi orang-orang yang anti perubahan akan terlindas oleh waktu yang senantiasa mengubah segala hal menjadi sungguh luar biasa atau sebaliknya. Terkadang, perubahan itu sendiri tidak serta merta terasa. Misalnya, pohon di pinggir jalan yang ditebang karena sudah terlalu besar dan membahayakan. Adanya tidak pernah disyukuri namun ketika hilang, barulah banyak orang menyayangkan ketidakhadirannya.

Ada lagi, dulu jalan utama di kota saya tidak memiliki pagar pembatas antar lalu lintas yang berbeda arah. Setiap kendaraan bebas memutar atau berbelok sesuka hati. Begitu pun para pejalan kaki, dengan enaknya dapat menyeberang dimana pun mereka suka. Sekarang tidak lagi, sejak ada pagar penghalang, perubahan pun terjadi. Sudah tidak sebebas dulu lagi, namun orang jadi jauh lebih berhati-hati dan teratur dalam menggunakan jalan.

Dalam kehidupan kita pun begitu, selalu ada pohon di tepi jalan yang membuat nyaman orang-orang yang lewat untuk sekedar berdiri menunggu teman atau menikmati semangkuk bakso sambil melepas lelah. Ada orang-orang yang membuat kita nyaman dekat dengannya. Keluarga, sahabat atau teman yang selalu ada ketika kita membutuhkan, layaknya pohon peneduh jalan dan ketika mereka pergi sekedar untuk beberapa saat atau selamanya, barulah kita menyadari betapa berharganya mereka. Tidak ada lagi tempat berkeluh kesah atau berbagi kebahagiaan.

Pagar pembatas dalam kehidupan kita, biasanya berupa aturan atau norma-norma yang berlaku di sekeliling kita. Segala sesuatu yang tadinya bisa-bisa saja kita nikmati, ketika kita mengetahui bahwa hal itu tidak lazim atau bahkan tidak boleh dilakukan, maka perubahan itu seharusnya membuat kita lebih berhati-hati.

Tuesday, October 6, 2015

Perfection is Simple

Everybody has their own standard of perfection. I have too, but for me, my standard of perfection is simple.

Some people think, perfection is when they meet their friends and have a nice conversation about their life. Knowing each other better after long time no see or finding solution of problems they're facing. 

Delicious foods and drinks also perfection for some people. For people who live in poverty, having meals to eat is more than perfect to face their day.

Adventurous travel of mountain hike, or sea diving is perfect trip for some people. Some other like to have chic travel with shopping and glamorous places to visit. For many other, having any of the trips without people they love is not perfect at all. 

Everybody has their own grade of perfection and wherever is yours, it never perfect until you have it with gratitude. That's the key of perfection.

Thursday, February 27, 2014

....

Found a post by my friend this morning in a group and wonder, how can people be so annoying and insensitive just because they have passed the phase out.

by Google search



Thursday, February 9, 2012

Monday, February 6, 2012

Stay Young Naturally :)

I bet everybody like to sing. In happy time or even in a blue sad moment. For me, song and music are part of complete life people has. It's not really necessary to have painful medications nor glitter treatment to stay young. Having nice simple life is also able to keep us young and happy. One way to reach it is by singing or listening to other's voice. Even if you have an excellent voice, good enough or not really good, believe me, they don't matter, as long as you sing from the soul. Just like them...







Tuesday, January 31, 2012

Crazy Things

People can always make crazy things, me too.
But not this one, it's too crazy for me!

Thursday, January 12, 2012

Here is My Obsession

Listening instensively to the Depapepe's music make me thinking to have another obsession as a guitarist or at least learning how to play it well. Since, I only knew how to play "Manuk Dadali" in an emergency situation. I learned how to play it from zero for about one and a half weeks before the performance in front of my art teacher when I was in high school. What a moment!

I think, I am kind of talented. Well, let's see ;)

More info about them, you can find here and there.

Nice music makes me younger and happier, surely :)

Oh yeah, you are listening to them now, here, in my blog!

Wednesday, January 11, 2012

Let's Eat!

Mari makan!
Semua orang suka makan, betul? Namun sebenarnya, sebagai agama yang syamil (sempurna), Islam mengatur tata cara makan agar makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh kita akan membawa manfaat dan kebaikan.
  • duduklah dengan tenang dan tidak bersandar.
  • makanlah dengan diawali basmalah dan berdoa.
  • jika mengambil makanan, ambillah dari pinggir.
  • ambillah makanan yang terdekat supaya lebih mudah.
  • usahakan makan makanan yang bergizi baik, berjumlah cukup.
  • tidak berbicara ketika ada makanan di dalam mulut, supaya tidak tersedak.
Mungkin ada lagi yang lain berkaitan dengan makan, tentang bagaimana menyertakan seluruh makanan dengan zat gizi yang bervariasi. Misalnya, protein tidak dicampur dengan protein lainnya.
Baiklah, sekian postingan ini. Mudah-mudahan bermanfaat...:)
Sekarang, mari makan!

Sunday, October 30, 2011

Forgetful

Last night I saw a nice movie, starred by Adam Sandler and Drew Barrymore. What comes on my mind is that the movie casts by Adam Sandler should be funny. The result is, yes, it is. The film is funny.

Actually I saw the movie because I was interested of one of the soundtrack by Jason Mraz, so I watched it. It's a common love movie, but the different is the woman only has one day memory because of an accident happened a year ago. If she sleeps, then in the next day, she will forget everything about the last day. When the man met her, he fell in love with her, but the problem is, he has to make her fall in love to him that day and everyday he has to repeat it. During the movie, I keep thinking, how can people love other in that huge quantity. I've never loved anyone deeply, even to my family I guess. I mean, it's not easy to keep falling in love to someone who doesn't even know you. But well again, I know nothing about this word calls l.o.v.e.

Wednesday, August 10, 2011

All About...

Hey, last night I saw a movie, and at that movie I found a nice sentence and it tickled me,

If you love someone, set them free.

If you have to stalk them, means, they don't belong to you at the first time.

Haha, I don't know why some people have to stalk people they love. In fact, I know nothing about LOVE.



Wednesday, August 3, 2011

Thank You and Sorry

Maybe some people think that they are the most precious in their life. This kind of person think that what ever other people do is not more precious than them. Even when others do good things as they needed they can't say thank you. They don't think that they already make others spend their time to help them. Also, when they make mistake to others they don't realize it. Lamentably, they always think they always right and others are wrong.

So bad that I meet this kind of person in this holy month and I can not hide or avoid. Moreover, when I say my apologize, it makes their head bigger. Okay, nothing to lose to say sorry, maybe I also am wrong. I don't care if they think it's my mistake, but at least I've done what is right for me. Maybe from now on, I will reduce my interaction with this kind of people. *sigh*

Tuesday, June 14, 2011

These Two Days

For these fantastic two days, I am learning to play a music instrument as a presentation for my students' graduation. I like it....! It's my second chance learn music instrument. The first one is around thirteen years ago. I learned how to play guitar for the vocal group in art subject. It was successful, though. Now, I'm learning calung! I'll tell you more about it. Just wait, complete with photos! See you...!

Wednesday, March 30, 2011

Teruntuk, Para Perokok di Indonesia

Malam-malam gini nulis blog, nggak penting banget sebenernya, toh gak ada yang suka baca juga nih blog. Hehehe. Emang niatnya ngeblog juga biar bisa nulis tulisan gak jelas dan gak ada yang baca sih, hitung-hitung belajar ngetik jugalah =) Gak penting tambah nih postingan. Pake bahasa Indonesia tercinta juga, biar bisa bebas berekspresi.
Beberapa menit yang lalu, saya nemuin blog orang (namanya gak usah disebutlah, malu!). Nah, saya baca-baca tuh postingannya, lucu-lucu beneran! Saya sampe ngakak ngekek sendiri malam-malam gini. Kagum juga sama orang yang bisa nulis sebebas dan selepas itu. Tadinya mau dilink ke blog ini, tapi salah satu postingannya tentang fakta-fakta rokok (yang intinya ngebagus-bagusin rokok), jadi batal a.k.a gak jadi, alias ogah! Sejujur-jujurnya, saya sebel banget sama benda satu itu dan penghisapnya yang sering kali seenaknya bas bus bas bus di udara bebas dimana banyak orang non-smoker yang pastinya bakal sangt terganggu dengan asap rokok. Apalagi kakak sama adik saya juga perokok, wuah sebel bin muring-muring kalo mereka ngerokok deket-deket saya.
Saya sebenernya gak keberatan sama perokok atau rokoknya. Urusan merekalah, mau sakit kek, cepet tua kek, bokek kek karena ngerokok. Gak nguruslah, tapi coba deh tuh para perokok yang budiman dan pakdiman, pengertian gitu, kalo ngerokok, cari tempat yang gak ganggu orang lain. Lalu, kalo udah abis rokoknya, buang ke tempat sampah gitu, jangan asal lempar (kadang masih nyala pula) atau main injek trus ditinggal aja gitu! Hal kayak gitu tuh yang bikin kesel!

Thursday, March 10, 2011

Useless things

It's obvious that when I do useless thing(s). I will regret it. Yup! I have been doing useless thing without conscious. I was consider it as a mean to improve my skills, but last night I realize that it has nothing to do with improving skills. I decided to quit doing such thing anymore. No not anymore. It's over, moreover there are many other means for me to improve my skills. Enough is enough! There are many useful things I can do. Like...start a brand new brighter sun in my days :)

Monday, February 28, 2011

Penpals

Like I posted before, that I planned to find penfriends to gain my knowledge about the world I'm living in. The time passes by. It's already (or only) almost 2 months from the first time I joined the penfriends' site. Now, I have some friends, maybe can be said many friends overseas. I have Japanese snail mail penpal, and some e-mail penpals. I never think to collect penfriends, but it's like addicted for me. I like to talk to someone about their countries and tell them about mine. I find it so interesting.

It feels adorable when I received the first letter from my Japanese friend. The letter took a month from her house into mine. Can you imagine?


E-mail is the easiest and the fastest way to have messages from my friends. How does it feel? It feels good also. I always am happy whenever I have the e-mail. Most of my friends are women, but there are also men. Until now, they are very kind and warm answering my e-mail. We asked about various things. We swap pictures also. Many of them don't know Indonesia well, they know Bali better than Indonesia :).

As time goes by, I lose some e-mail penpals. Feeling sad? Sure. I miss my Japanese e-mail penpal. She is a teacher too. She had been so warm and friendly, but one day, suddenly she didn't answer any of my e-mails. Despite of angry or upset, I am worrying her. Was there something happen to her, so she couldn't reply my e-mails? I'm just hoping she is fine and she will reply any of my e-mails someday.

Well, this kind of friendship is called "easy come easy go"...

Tuesday, February 22, 2011

Benarkah?

Akhir-akhir ini, di negara tercinta ini, place where I belong to, ada kejadian-kejadian anarkistis yang dalam sekejap memberi citra republik ini sebagai negara anarkistis. Padahal jauh sebelum itu, bertahun-tahun lalu, sejak saya masih jadi anak sekolah berrok merah, hingga berrok abu-abu bahkan sampai saya tidak lagi berseragam, alias sudah kuliah, bangsa ini terkenal sebagai bangsa yang ramah, pandai menjamu tamu, dan pekerja keras. Adanya tindakan pihak tak bertanggungjawab atau bahkan (mungkin) tak berotak, semua citra positif bangsa ini yang diperjuangkan dan tertanam bertahun bahkan berabad lamanya diputar 180 derajat. Citra bangsa ini terpuruk bagaikan bangsa tak berperikemanusiaan. Padahal jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain di belahan dunia lain yang menyebut-nyebut menjunjung tinggi HAM, bangsa ini boleh jadi lebih bermoral. Dalam buku 'Naked Traveler', Mbak Trinity, sang penulis beropini bangsa Indonesia masih bangsa yang menurutnya paling ramah. Padahal penulis ini sudah hampir menjelajahi hampir seluruh benua di dunia ini. Jadi, jika kini bangsa kita dikenal sebagai bangsa anarkis, siapa yang salah?

Thursday, January 6, 2011

Losing Weight

Many people said that I look thinner these days. Many of them ask me how I could do the successful diet? I said to them that I really don't have any idea, how was it going. I was just standing on the scale and I saw that I've lost 7 kg! Without noticing how that could happen.
I was really want to reduce my weight, but I never really do diet in any kind of it. I planned to, but I always failed doing it in a first place.

Now, I only realize that any size you have now, the most important thing is you are healthy and keep doing active living. don't let your body not move the way it has to. 

Maybe sometimes you think that you are fat, but maybe you are not exactly. Below you can see how much your Body Mass Index (BMI), 

BMI = weight /(height)2 (square) 

example, my weight is 52 kg and my height is 1,6 meters. 
my BMI is 52/(1,6)² = 20,3. 

It is normal, not thin actually. I look thinner than I was but actually it's still normal. 

If your BMI is between the range 18,5 - 24,99 it means your have normal weight. 
Above 24,99 you are fat, you need to reduce it.
Below 18,5 you are to skinny, you must gain your weight.

I think the most important thing about this weight stuff is, you have to do active life. 

Do exercise regularly,

Eat healthy foods, 

Get enough sleep, 

Think positive!!!

Be healthy!! 


 

Friday, December 31, 2010

Rank in 2010

I've watched TV a lot this year, and these are the rank for TV program I've been watching in 2010

1. Quizzes, like Ranking 1, Super Family, etc.

2. Films (sinetron not included!).

3. News.

4. Tourism guide, e.g Backpacker, and else.

5. Talent show, such as IMB, Indonesian Idol, and something like that.

Hehe, it really is not important. But, I have suggestions to TV station, especially SCTV and RCTI, please stop producing sinetron, it's just too many. Please stop it!